obat rayap Enrekang – HP/WA:0813.9858.8880

Posted by: | Posted on: May 31, 2017

obat rayap Enrekang – HP/WA:0813.9858.8880 Hama lenyap karena mengenakan Pestisida Anti Rayap Dust terbukti paling tokcer guna membunuh anai-anai. Nama Dust berwujud bubuk bisa untuk membinasakan terjangan permukiman semut putih di kayu kusen pintu maupun di dalam taman serta lantai yang dapat oplos dengan larutan oli bekas untuk di laburkan pada kitchen set maupun pada tumbuhan di luar gedung.

Ada dua klasifikasi produk Dust yang kami siapkan pada toko online kami, yaitu :  Bubuk Rayap Dust Produk jenis ini berwujud debu lembut kombinasi bahan pangan yang sangat disukai oleh para serangga ini. Aturan pakai produk ini juga sangat mudah, cukup dengan ditaburkan secara langsung pada area dimana terdapat pemakan kayu berada. Kelas pekerja yang sudah terkontaminasi oleh bubuk Dust, bakal membantu sebarkan pada seluruh warga Koloninya.


Termisida  anai-anai, Cara Pakai juga sangat gampang, Cukup di gabungkan dengan larutan oli bekas dan disemprotkan dengan menggunakan sprayer atau mesin injector dan disuntikkan ke ubin. Jenis yang terkontaminasi ini akan langsung mati. Aplikasi penyemprotan bisa dilakukan beberapa kali untuk hasil yang lebih lebih merata dan semut putih dapat raib dengan sempurna.

Untuk nama produk Umpan rayap berupa tisu dan kayu yang ditanam pada lahan  diantaranya terdapat Merk   Sentricon dengan hexaflumuron yang diproduksi oleh dowagro serta Termigard yang merupakan produksi lokal Indonesia, namun tetap dengan kemampuan yang super didalam membasmi hama rayap. Kebanyakan  efek utamanya berupa kanibalisme atau penularan secara sistematis pada seluruh warga  pada sarang anggota pemakan kayu.

Produk Termisida  yang keren dan meyakinkan paling banyak di buru, sebab dapat digunakan buat pencegah sekaligus penghilang dari terjangan koloni anai-anai pada bangunan rumah serta furniture didalamnya seperti kusen pintu, di lemari rak buku dan pakaian, bahkan sering pula menyerang pada atap kuda – kuda, tembok dan plafon rumah.





Comments are Closed